Peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional (International Anti-Corruption Day)

Karena hari anti korupsi wikipedia tidak ada, OkeCoy.com telah membuat artikel makalah tentang hari anti korupsi sedunia yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya dan dampak kejahatan korupsi. Artikel ini akan memuat Pengertian, Sejarah, latar belakang, makna, dan tujuan peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional.

Hari Antikorupsi Internasional (disebut juga hari anti korupsi sedunia / hari antikorupsi sedunia / International Anti-Corruption Day dalam bahasa inggris) adalah hari yang diperingati untuk meningkatkan kesadaran bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi dan juga sebagai momen bagi semua pihak untuk secara bersama-sama mencari cara dan bersinergi dengan mengambil peran dalam memerangi dan mencegah kejahatan korupsi. Hari antikorupsi internasional setiap tahun jatuh pada tanggal 9 Desember dan dirayakan oleh berbagai negara di seluruh dunia.

Pengertian, sejarah, makna, tujuan Peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional (International Anti-Corruption Day)
Kapan atau tanggal berapa hari antikorupsi nasional? Sebagaimana hari antikorupsi internasional, hari anti korupsi di indonesia diperingati secara nasional pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya. Lembaga negara yang biasanya secara resmi melakukan peringatan hari anti korupsi ini adalah kejaksaan negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu perayaan menyambut hari anti korupsi juga dilakukan dengan berbagai acara yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi seperti UGM, UI, dan lainnya.

Hari anti korupsi dan ham juga acapkali digabung, karena tanggal peringatan kedua hari tersebut sangat berdekatan. Yaitu Hari anti korupsi tanggal 9 Desember dan hari ham tanggal 10 Desember. Selain itu, isu anti korupsi memang sedang hangat dengan kepedulian masyarakat dan pemerintah yang tinggi sekarang ini, yang membuat jika peringatan hari tersebut dipisah akan membuat peringatan hari ham tidak semeriah hari anti korupsi.

Sejarah Hari Anti-Korupsi Internasional


Sejarah lahirnya hari anti korupsi internasional 9 desember adalah dimulai ketika Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengadopsi Konvensi PBB melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption - UNCAC) pada tanggal 31 Oktober 2003 di Meksiko. Konvensi ini mulai diberlakukan pada bulan Desember 2005.

Kemudian melalui resolusi 58/4 Majelis menunjuk 9 Desember sebagai Hari Anti-Korupsi Internasional (International Anti-Corruption Day) dan meminta Sekretaris Jenderal menunjuk Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan / United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sebagai sekretariat Konferensi Konvensi Negara Pihak. Dengan begitu kemudian United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB bersama-sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) atau Badan PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan berada di garis depan upaya ini.

Latar belakang Hari Anti-Korupsi Internasional 

Tujuan dari konvensi PBB melawan Korupsi adalah untuk mempromosikan strategi pemberantasan korupsi yang efisien & efektif, memfasilitasi kerjasama internasional & bantuan teknis untuk pencegahan & pemberantasan korupsi, serta meningkatkan integritas, akuntabilitas & manajemen urusan publik yang lebih baik.

Dengan begitu latar belakang yang merupakan tujuan, amanat, makna dan hikmah dari hari anti korupsi adalah untuk melakukan refleksi seluruh pihak (baik pemerintah, sektor swasta, organisasi non-pemerintah, media dan warga di seluruh dunia) guna meningkatkan kesadaran bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi dan secara bersama-sama mencari cara dan bersinergi untuk mengambil peran dalam memerangi dan mencegah kejahatan korupsi.

PBB sebagaimana dikatakan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dalam pidato Hari HAM Internasional 2015 dengan tema hari anti korupsi sedunia “Memutus rantai korupsi”, PBB dalam Agenda Baru Pembangunan Berkelanjutan 2030 (The new 2030 Agenda for Sustainable Development) mencanangkan upaya untuk mengakhiri kemiskinan dan menjamin kehidupan yang bermartabat, mengakui kebutuhan untuk memerangi korupsi di semua aspek dan panggilan untuk pengurangan yang signifikan dalam arus keuangan terlarang serta untuk pemulihan aset yang dicuri.

Korupsi merupakan fenomena sosial, politik dan ekonomi yang kompleks yang mempengaruhi semua negara. Karena korupsi telah menghancurkan lembaga-lembaga demokrasi, memperlambat laju pembangunan ekonomi dan berkontribusi terhadap ketidakstabilan pemerintahan.

Korupsi menyerang pondasi lembaga-lembaga demokratis dengan mendistorsi proses pemilihan, menyesatkan aturan hukum dan menciptakan rawa-rawa birokrasi yang satunya alasan untuk ada adalah meminta suap. Pembangunan ekonomi terhambat karena investasi asing langsung berkecil hati dan usaha kecil dalam negeri sering merasa tidak mungkin untuk mengatasi "biaya lain-lain" yang muncul karena korupsi.

Kampanye internasional bersama dalam peringatan hari anti korupsi pada tahun 2015 berfokus pada bagaimana korupsi merongrong demokrasi dan supremasi hukum, menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia , mendistorsi pasar, mengikis kualitas hidup dan memungkinkan kejahatan terorganisir, terorisme dan ancaman lain untuk keamanan manusia untuk berkembang.

Kampanye dengan tagar #breakthechain ini juga menyoroti bahwa korupsi adalah kejahatan lintas sektor, berdampak banyak daerah. Ini menunjukkan bahwa tindakan melawan korupsi sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan , yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini, dan menjamin kemakmuran bagi semua.

Peringatan hari Anti Korupsi di Indonesia


Setahun setelah Konvensi Antikorupsi atau United Nations Conventions Against Corruption (UNCAC), pemerintah Indonesia turut menetapkan 9 Desember sebagai Hari antikorupsi dengan mengeluarkan Intruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 (Inpres No. 5 tahun 2004) tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi pada tanggal 9 Desember 2004.

Di Indonesia, peringatan hari anti korupsi diisi dengan beragam kegiatan dalam rangka menyambut dan memperingati hari anti korupsi. Seperti Festival Antikorupsi, kampanye antikorupsi, menyelenggarakan Forum Dialog Nasional, Workshop Pengaduan Masyarakat, Peluncuran Boardgames Digital, Seminar Parenting Antikorupsi dan manajemen Pengendalian Gratifikasi, Panggung Kreatifitas, Lelang Barang gratifikasi, pembentangan Kain Perca Integritas dan pagelaran kolosal, Pameran Informasi Program dan Karya Komunitas, Pertunjukan Wayang Golek, Pertunjukan Suara Anak, Konser Musik Rakyat, Festival Kampung Kreatif, Pentas Teater Rakyat, Prung Semai Kebaikan dan istighosah di SMA/SMK, pidato oleh pejabat negara, pembacaan puisi, konser musik, membagikan kaos dan stiker anti korupsi pada masyarakat, Senam Antikorupsi, Yel2 Antikorupsi, Mobile campaign stand with us against corruption, Aksi Visual, Art Performance, Musik Performance, Kuis Antikorupsi, Stand up Comedy, Open Mc, serta aneka lomba (Lomba Orasi Antikorupsi, Lomba Infografis, Lomba Foto Aksesibilitas Publik, Orasi Antikorupsi, Hackaton / Lomba Membuat Apps, Lomba Kartupos, dan penulisan artikel Karya Tulis dan Foto untuk kategori wartawan, mahasiswa, guru, dosen dan umum)

Referensi : Situs Resmi PBB http://www.un.org/en/events/anticorruptionday/
Demikianlah artikel OkeCoy.com tentang hari anti korupsi sedunia bertajuk Peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional (International Anti-Corruption Day) yang memuat Pengertian, Sejarah, latar belakang, makna, dan tujuan peringatan Hari AntiKorupsi sedunia. Semoga dapat meningkatkan kepedulian kita semua terhadap bahaya dan dampak kejahatan korupsi.

Tulis pendapat, saran sobat mengenai hari antikorupsi ini, dan share ke media sosial untuk mempercepat bersihnya indonesia dari kejahatan korupsi.

Follow Twitter, Facebook, G+ untuk mendapat update Artikel Keren Terbaik Terbaru. Atau Subscribe untuk menerima artikel terbaru gratis di Inbox email Sobat: